Literasi
Seperti biasa nya tiap malam setelah tarawih melkukan aktifitas tadarusan. Tadarusan habis ngaji daring dalam grub wa. Anak2 yg pengen ngaji saja. Walaupun sedikit yg ikut.sehabis mendapat giliran membaca Al Qur'an. Membuka akun fb tentang para penulis salah satunya dosen pacsa IAIN bpak ngainun naim, juga penulis lain. Dri tulisan tulisan beliau ini terinspirasi membaca kmbali karangan ulama2 salaf. Dalam benak hatiku berpikir : Apakah motivasi menulis dari ulama salaf? Apakah sama kiat2 dalam membuat buku/kitab.?
Penasaran ku timbul. Mencoba membaca kembali kitab karangan imam Nawawi Al Bantani " Nihayatu AZ Zain Syarah qurrotu ain " dan jga kitab "i'anatu tolibin " termasuk Syarah yg lebih luas kitab qurrotu ain karangan abu bakar syatho. Walapun yg kubaca hanya muqoddimah/prolog dri kedua kitab. D situ saya pahami bahwa beliau dalam menulis kitab ad 2 hal :
1.sumber rujukan beliau banyak brrti beliau banyak koleksi literatur . Imam Nawawi referensi dalam mngarang kitab " nihayatu Zain yaitu kitab " Nihayatu Al-Amal Liman Roghiba Fi Shihhati Al-‘Aqidah Wa Al-‘Amal’ karya Abu Khudhoir Ad-Dimyathi. Selain itu juga mengambil referensi dari kitab “Tuhfatu Al-Muhtaj” karya Ibnu Hajar Al-Haitami, “Nihayatu Al-Muhtaj” karya Ar-Romli, “Fathu Al-Jawad” karya Ibnu Hajar Al-Haitami, “An-Nihayah” karya Waliyyuddin Al-Bashir, dan juga sejumlah hasyiyah". Begitu juga Imam abu bakar syatho bnyak membaca literatur2 kitab-kitab fiqh Syafi’i mutaakhkhirin, yaitu Tuhfah al-Muhtaj, Fath al-Jawad Syarh al-Irsyad, al-Nihayah, Syarah al-Raudh, Syarh al-Manhaj,hawasyi Ibnu al-Qasim, Hawasyi Syekh ‘Ali Syibran al-Malusi, Hawasyi al-Bujairumy dan lainnya.
2. Ada permintaan dari kolega/teman2, Mngkin bahasa agak extrem adalah paksaan. Dorongan menulis itu bisa dari internal/ diri sendiri ataw external/orang lain, kolega. Ad jga karena tuntutan profesi, menaikkaan grade keilmuan.
Dari kesimpulan kuliah daring seminar proposal, saya komparasikan dengan prolog 2 kitab ulama salaf tersebut. Eh teryata, ada kesamaan. Tidak jauh beda dengan apa yang d sampaikan oleh beliau Dr. Ngainun Naim.
Malam Senin, 3 Mei 2020. 23.35 wib
Comments
Post a Comment
Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan. Mohon Maaf, Komentar berisi Link Aktif, Promosi Produk Tertentu, J*di, P*rn*, Komentar berbau SARA dan Permusuhan, tidak akan dipublish.