AIR KOLAM BERUBAH KARENA KEJATUHAN DAUN
Karena terlalu banyaknya dedaunan yang berjatuhan di kolam, warna airnya berubah kehijau-hijauan. Bahkan perubahan tersebut sampai berdampak pada rasanya, akibat membusuknya dedaunan yang terendam di kolam tersebut. Bolehkah air itu dibuat bersuci?
Jawab:
Menurut Pendapat yang lebih kuat (aṣaḥḥ) menyatakan bahwa air tetap suci dan menyucikan, karena sulit menghindarinya (عُسْر الاحتراز).
Referensi:
كفاية الأخيار صحـ : 10 مكتبة دار إحياء الكتب العرابية
وَلَوْ تَغَيَّرَ الْمَاءُ بِأَوْرَاقِ اْلأَشْجَارِ الْمُتَنَاثِرَةِ بِنَفْسِهَا إِنْ لَمْ تَتَفَتَّتْ فِي الْمَاءِ فَهُوَ طَهُوْرٌ عَلَى اْلأَظْهَرِ وَإِنْ تَفَتَّتَتْ وَاخْتَلَطَتْ فَأَوْجُهٌ الأَصَحُّ أَنَّهُ بَاقٍ عَلَى طَهُوْرِيَّتِهِ لِعُسْرِ اْلاحْتِرَازِ عَنْهَا اهــ
Artinya :
Jika air berubah karena daun-daun pohon yang berjatuhan dengan sendirinya, maka jika daun-daun itu tidak hancur di dalam air, maka air tersebut tetap suci dan menyucikan (ṭahūr) menurut pendapat yang lebih kuat. Namun, jika daun-daun itu hancur dan bercampur dengan air, maka ada beberapa pendapat, dan yang paling sahih adalah bahwa air tersebut tetap ṭahūr (suci dan menyucikan), karena sulit untuk menghindari hal itu."
Comments
Post a Comment
Terima kasih telah berkunjung ke blog saya, silahkan berkomentar dengan sopan. Mohon Maaf, Komentar berisi Link Aktif, Promosi Produk Tertentu, J*di, P*rn*, Komentar berbau SARA dan Permusuhan, tidak akan dipublish.